Tampilkan postingan dengan label toko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label toko. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 April 2017

RABUku: Mencari yang Baru di Markas Gema Insani Press


Belanja buku selain di toko buku, saat pameran, atau via online, sejatinya bisa dilakukan di penerbitnya langsung. Beberapa penerbit di Jakarta, memanfaatkan sedikit ruang di bagian depan sebagai display buku. Salah satu keuntungannya, saya dapat melihat visi misi sebuah penerbit secara lebih utuh. Mengingat seringkali penerbit menggunakan banyak merk di setiap genre terbitannya, sehingga tidak serta merta tahu bahwa sebenarnya berasal dari rumah yang sama. Selanjutnya yang lebih murah, saya jadi bisa melihat koleksi lama yang sudah tidak ada lagi di pasaran. Intinya sih ini semacam pre gudang yang ditata lebih manusiawi hehehe ... 

Beberapa bulan lalu, saya berkesempatan mampir ke markas Gema insani Press. Ini kali pertamanya, walau sudah lama saya tahu kalau GIP berada tak jauh dari tempat tinggal saya di Kalibata City. Hanya saja, akses ke sananya tidak ada angkot langsung. Harus berjalan dengan jarak lumayan ke bagian dalam gang. Angkotnya Cuma perlu 5 menit, jalannya bisa 15 menit. Makanya begitu ada yang mau ke sana, saya semangat nebeng. 

GIP sudah lama dikenal dengan produksi buku bernapaskan Islam baik untuk dewasa maupun anak-anak. Saya sebenarnya tidak ada bayangan ingin membeli apa, karena menurut ingatan saya, kategori buku anak islami di rumah saya sudah hampir mencakup semua topik. Jadi saya lama berkeliling pelan di ruangan yang tak lebih dari 4x8 itu. Sambil nostalgia. Dulu semasa jadi editor di penerbit sebelah, jika tidak ada ide atau bosan, saya menikmati waktu berjalan berkeliling tumpukan buku. Menelaah judul demi judul, mencari apa yang unik dari masing-masing buku. 

Ternyata tak butuh waktu lama, saya sudah membawa setumpuk buku ke kasir. Malah sempat dikurangi karena saya baru sadar tidak bawa uang cukup. Malu-maluin aja hihihi

1. Serial Shahabiyah
Awalnya saya rada skeptis mau ambil buku ini karena ingin cara penceritaan yang bukan sekadar historis. Anak-anak terkadang cepat bosan atau malah jadi ga dapat feel-nya. Namun kemudian saya curiga, kok ilustrasi depannya modern. Padahal judulnya para shahabiyah. Rupanya kisah para sebahagian ini tidak serta merta diceritakan, melainkan mengambil adegan masa kini yang berkaitan dengan judul yang dimaksud. Serial ini terdiri dari 9 judul: Khadijah binti Khuwailid, Aisyah binti Abu Bakar, Asma binti Abu Bakar, Umum Umarah, Umum Salamah, Fatimah binti Muhammad, Zainab binti Muhammad, Sumayyah binti Khabath, Al-Khansa. 

2. 3 Kota-kota suci Islam
Biasanya buku islam mengambil tokoh-tokoh tertentu untuk menceritakan suatu peristiwa. Nah, buku ini menggunakan kota-kota suci umat Islam untuk menceritakan berbagai peristiwa beserta tempat dan bangunan yang terkait dengan hal itu. Jadi rindu ingin ke kota suci deh. Sesuai serinya, ada tiga judul yang tersedia: Makkah, Madinah, dan Baitul Maqdis

3. Serial Fiqh 4 kids
Nah kalau yang ini pembahasannya lumayan umum niiy, tapi untuk usia yang lebih besar alias usia SD ke atas. Ada sepuluh judul untuk serial ini, di antaranya: Halal & haram dan Zakat.

4. Where Should I Put This
Saya agak bertanya-tanya saat mengambil buku ini. Benar niy cetakan GIP? Kok tumben terkait belajar bahasa Inggris. Tapi saya ambil juga untuk bahan perkenalan ke anak-anak karena secara tidak langsung bicara tentang preposisi. Maklum, belum les bahasa inggris. 


Rasanya saya masih ada yang tertinggal di sana hehehe yang dipisahkan karena uangnya tidak cukup. Next time lah yaa ... islamic Book Fair kan bakal digelar 3 Mei mendatang. 

Minggu, 26 Juli 2015

hoMYNGGU: Yang (Agak) Baru di Kalibata City

Yah berhubung belum mampu ke Aeon Mall BSD, jadi ngelihatin Kalibata City Square dan sekitarnya deh hehehe ... Bulan Juni-Juli ini ada beberapa tenant yang setelah bertahun-tahun akhirnya tutup juga, dan ada juga tenant yang heboh ketika baru dibuka. Langung aja yaaa. Disusun berdasarkan tingkat kehebohan yaaa...

1. Heritage
Bagi yang suka ke Bandung dan kudu mampir ke Heritage, nah ada niy di Kalibata City Square. Hari pembukaannya pada awal Juli itu bikin heboh penghuni Kalibata City, padahal diskonnya cuma 10%. Maklum, mau lebaran. Tapi jadinya pas besok-besok mau ke sana, malah takut kembaran sama tetangga hahaha. Habis emang puenuuuh banget. Sekarang sih dah lowong.



2. Sevel aka 7 Eleven
Agak terlambat memang niy sevel masuk Kalcit. Bertempat di tower Gaharu, awalnya spot sevel ini ditempati oleh Superoti selama beberapa tahun. Eh mereka ga jadi bikin dapur lagi di sana dan dalam semalam berubah menjadi Sevel. Saya sampai kepengen sahur di sana tapi ga kesampean euy. Suami yang senang, rutinitas waktu masih di Tebet jadi bisa diulang lagi. Istri ga bikin kopi? No problem.

Sevel ini pun satu-satunya minimarket yang buka saat idul fitri. Jadi pagi setelah shalat ied, ada antrian deh di sana. Kayanya selama ramadhan juga penuh aja mejanya sama yang minum or makan hehehe yah cuma tiga meja gitu loh.


3. Ice Land
Biasanya kalau beli es krim cone, saya ngantri ke Lotteria. Lebih murah sedikit daripada KFC. Nah, kemarin itu kehabisan. Keliling-keliling, eh ketemu tenant es krim baru di depan Planet bookstore. Beli yang cone buat anak-anak, cukup 5rb. Tingginya kaya cone monas-nya A&W. Murah meriaaah. Ada beberapa cara penyajian di Ice Land; sundae, waffle, dan crepe.



Sundae-nya kayanya lebih sedikit dari Lotteria dan KFC, tp padat banget, jadi ga gampang mencair. Padahal saya sukanya makanin es krim yang dah mau cair hehehe ...





Sedangkan yang crepe adalah wafer berbentuk mangkok dan di dalamnya diisi es krim dan kue bronis. Enak juga hehehe ... Sayang ga ada bangku-bangku di sekitarnya. Jadi ya makannya nebeng sama foodcourt. Ga papa deh ya, cha time aja ga ada bangkunya kok.


4. Popbox
Setelah memotret pintu depan Heritage dan hendak melewati stasiun kereta anak-anak, saya berhenti mendadak. Ada kotak merah besar di tengah-tengah dengan posisi menyamping.


Bentuknya seperti mini loker dan rupanya memang iya. Menurut situsnya www.popbox.asia ini adalah layanan drop and pickup delivery. Jadi paket yang dikirim akan dimasukkan oleh kurir kemudian si penerima akan menerima SMS berikut pin untuk membuka loker. Setelah nomor pin dimasukkan di counter popbox yang dituju, lokernya akan terbuka secara otomatis.


Mungkin semacam post office box untuk publik. Menarik juga ya. Nah yang ini masih gres banget karena belum ada yang omongin di grup wa ibu-ibu kalcit hehehe ... Mesinnya sempat saya coba juga masih loading.

Ada sih update lain, seperti Gold's Gym sudah mau buka. Meccanism sekarang buka toko sendiri, ga lagi pakai stan. Toko urban & co sekarang makin besar. Dan ada tenant nge teh baru, tong Thai kalau ga salah. Kalau yang kecil-kecil saya ga hapal.

Ok segitu dulu update Kalibata City Square dan sekitarnya. Belum sekeren mal yang di pinggir sana itu siiiy ... Lumayan deh daripada lu manyun =D