Tampilkan postingan dengan label blogdetik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogdetik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Oktober 2015

Lima Alasan Internet Cepat Ada dalam Daftar Belanja Ibu-ibu #goforit



Apakah Anda mengira bahwa menjadi ibu rumah tangga tanpa ART tidak akan bisa mengikuti tren digital? Well, think again, setidaknya ada lima alasan mengapa internet cepat termasuk dalam daftar belanja bulanan ibu-ibu ^^

1.       Belanja
Ibu-ibu memang dekat banget dengan aktivitas anak. Yang dibeli juga keperluan keluarga kok. Kalau belanja bulanan inginnya sih sama suami biar ada yang angkatin belanjaan. Tapi kalau harus tunggu akhir pekan untuk belanja bulanan, bakal ketemu antrian yang puanjaaaaaang banget di hipermarket-hipermarket di Jakarta. Smart mom lebih pilih belanja via online yang bebas biaya antar. FREE. Kata ajaib buat ibu-ibu tuh. Jadi biarkan akhir pekan dihabiskan buat bikin suami main sama anak-anak, ibunya makan es krim di salon hehehe ....

Mulai dari beras sampai popok bisa beli lewat online. Berbagai supermarket mulai membuat versi online demi mendekatkan diri dengan pelanggan. Barang-barang yang ga ada di supermarket juga bisa dicari lewat internet. Kuncinya Cuma satu, rajin. Rajin ngubek-ngubek. Bisa dapat barang bagus dengan harga semriwing, Cuma ibu-ibu yang jago ^^. Lelang barang branded preloved, bisa jadi latihan menyegarkan buat ibu-ibu loh. High heels tetap bisa dipakai karena ga pakai pegal harus keliling satu konter ke konter yang lain.

2.       Ide Tempat Main Keluarga
Pada era gadget seperti sekarang ini, jarak pandang anak-anak semakin menurun. Bahkan yang paling parah, anak-anak tidak bisa menggenggam dan mendongak (tahu kan kenapa ... ) Nah, makanya sangat disarankan untuk selalu luangkan waktu bermain di luar rumah. Bisa di taman dekat rumah atau mal.


ga semua tempat main ada mega blocks loh :D



Ingin tahu referensinya? Ya buka internetlah kami ... Tidak hanya bicara tentang situasi tempat yang dituju tetapi juga cara menuju lokasi. Tahu kan anggapan bahwa para wanita tidak bisa membaca peta? Nah, internet yang cepat akan mendukung GPS membawa kami ke tempat main keluarga dengan aman dan tentram. Dan keceriaan anak-anak menjadi pujian terbesar bagi kami. Rasanya ingin diam-diam berteriak, “Yes, I did it!”

3.       Ide Kreativitas Keluarga di Rumah
Ga bisa ke mana-mana? Ya, sudahlaaah ... main di rumah juga bisaa ... eh, tapi main apa? Ada segudang ide DIY atau Do It Yourself di internet. Bisa dipilih berdasarkan usia, gender, materi, apa saja ada. Sambil cari ide, sambil baca blog ibu-ibu lain. Biar semangat. Itulah yang membuat kami, para ibu-ibu, merasa tidak sendirian di dunia ini. I feel you, you feel me maaak.
kids activity hasil modifikasi contekan di internet


4.       Resep Istimewa
Dapur adalah tempat istimewa bagi para ibu-ibu, sering atau jarang kami menggunakannya, tidak mudah bagi kami menolak suguhan resep-resep istimewa di internet. Internet menjadi kelas terbuka bagi para pemula di bidang masak walaupun sudah menyandang status ibu-ibu. Berbagai resep tersedia di laman digital. Nasional, internasional, makanan utama, penutup, hidangan pembuka, dan masih banyak lagi. Untuk ulang tahun, pernikahan ... rasanya tidak ada hari yang tidak istimewa sehingga selalu ada resep yang tepat untuk itu.

minecraft cake: hasil tutorial via youtube malam2

Kalaupun tak mau masak, selalu ada informasi kuliner terlezat atau katering terpercaya di dekat lokasi kami. Bertandang ke dapur istimewa orang lain juga tidak dosa, koook. Jangan heran, jika masing-masing dari kami punya blog-blog kuliner andalan.

5.       Fun Break
Sedang tidak ingin ngapa-ngapain, bahkan untuk bercengkerama dengan anak? Jangan gundah, jangan merasa bersalah. Terkadang, ingat ya terkadang, orangtua boleh kok break sejenak. Sekadar untuk meluruskan kaki.



Lalu, bagaimana nasib anak-anak jika mereka merengek mengajak kami bermain? Mau nonton siaran kabel siang-siang, acaranya ga ada yang bagus buat anak-anak. Itulah artinya saatnya menonton youtube ... Pilih tema yang disukai, silahkan menonton selama 30 menit. Lumayan banget ituuuuuh .... Sambil beristirahat sambil berdoa, pleasee semoga internetnya cepat dan lancar.

Yup, internet cepat dan lancar itu penting. Para ibu-ibu seperti kami tidak punya waktu lowong yang panjang. Saat anak-anak tidur, barulah bisa fokus ngeinternet. Saat anak-anak mandi, baru bisa buka contekan resep. Saat anak-anak sekolah, baru bisa membuat daftar belanjaan. Jadi, kalau pada saat-saat sempit itu internetnya ga lancar .... oh tidaaak ...

Apalagi untuk ibu-ibu yang tinggal di komplek apartemen seperti saya, geser sedikit langsung beda sinyal buhuhuuhuu ... dan yang paling bisa menembus segala belokan dan anak tangga menuju unit saya ya Cuma smartfren. Entah mengapa. Mungkin karena ia keren. Apalagi sekarang ada Smartfren 4G LTE Advanced! Yeaay ... ga perlu laptop lagiiii #mommaDance



So, untuk sebuah pekerjaan yang tidak pernah beres, internet cepat dapat membuat berbagai pekerjaan rumah bisa beres, asaaaal ... like I said, rajin. Rajin pakai Smartfren 4G LTE Advanced. ^^

Sabtu, 06 Juni 2015

6 Karakter Ibu di Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge


Ibu rumah tangga mubazir pakai smartphone keren? Ah, kata siapa? Perempuan lebih khususnya ibu rumah tangga dengan peran yang sifatnya multitask, justru lebih perlu smartphone keren. Apalagi buatan Samsung, kan jadi sama dengan aktris-aktris yang ada di drama Korea langganan ibu-ibu (eh?). Nah, apalagi ketemu ponsel terbaik yang sesuai banget dengan karakter ibu-ibu seperti saya. Ga percaya? Sok atuh, lanjut bacanya :P

foto dari www.samsung.com/id

1.       Cantik dan Kuat
Kecantikan dan kekuatan berada dalam satu paket kewanitaan. Mau bagaimana pun komposisi tubuh seorang ibu, ia selalu menjadi yang tercantik di mata keluarga yang mencintainya (ya, gak suami?). Seorang ibu harus tahan banting, karena ialah yang paling dituntut tidak boleh sakit. Bukan karena takut tidak ada yang mengurus dirinya, melainkan ia khawatir siapa yang nanti akan mengurus keluarganya.


Begitu juga dengan Samsung Galaxy S6, kini casingnya sudah menggunakan besi, jadi ga perlu khawatir lagi kalau si kecil mendadak terlalu kreatif saat memegang gadget ini. Lapisan kaca di layarnya membuatnya terlihat flawless. Sedangkan layar Samsung Galaxy S6 Edge melengkung hingga memberikan dimensi baru dalam bermultimedia. Pilihan casingnya ada tiga, hitam, putih, dan gold (Syahrini mode on).


foto dari www.samsung.com/id


2.       Energi yang (Seolah) Tiada Habisnya 
Sebuah rumah membutuhkan energi luar dalam dari seorang ibu, entah itu energi fisik hingga energi emosional. Kerinduan para ibu akan pijatan dan penjual voucher sabar yang tak pernah kunjung datang, semakin menguras energi yang tersisa. Makanya perlu trik tersendiri untuk memperluas sabar dan mempercepat pengisiannya kembali. Kaya Samsung Galaxy S6.

foto dari www.samsung.com/id


Di tengah pekerjaan rumah tangga yang tiada kunjung usai, ponsel jadi sering lupa di-charge. Dan kemudian keki kalau lokasi yang dituju ga ada colokan. Dengan menggunakan Samsung Galaxy S6 atau S6 Edge, sesaat sebelum berangkat colok dulu, lalu nyapu-nyapu sebentar (haiyah), 10 menit kemudian ponsel ini bisa deh dicabut, lalu capsus dengan tenang karena bisa dipakai selama empat jam! Keren, ga tuh!


3.       Dapat Diandalkan Kapan Pun, di Mana Pun
Seorang anak lebih sering memanggil ibunya ketimbang ayahnya, itu sering terjadi. Mulai dari urusan sandang (minta menyusu hingga minta cebokin) hingga urusan bantuin prakarya sekolah. Menjahitkan kancing yang lepas hingga memperbaiki mainan (mainan zaman sekarang makin ribet, yak). Suami? Bahkan urusan cari kaos kaki saja harus panggil istri hehehe Dan dialah yang paling nelongso ketika saya pergi, apalagi kalau meninggalkan dirinya hanya dengan ketiga anak saya hahahah pasti ga boleh pergi. Singkat kata, seorang ibu senantiasa dituntut bisa diandalkan setiap saat.


Itulah sifat kamera Samsung Galaxy S6. Walau belum setajam mata hati tapi dengan kamera 16 MP, ibu-ibu seperti saya yang selalu membawa bocah-bocah ke berbagai kegiatan sehingga ga selalu bisa dalam keadaan layak memotret (maklum, bisa jadi mata saya pun tengah jereng mencari lokasi anak-anak saya) jadi bisa mengabadikan momen setara fotografer, dengan satu tangan (karena tangan satunya sedang gendong bayi :p). Dan saya ibu rumah tangga yang perlu kamera ponsel terbaik. Buat apa? Ya, buat jualan lah. Kan istri solehah :D. Dan zaman sekarang jualan ga cukup hanya dengan foto, lebih cihuy kalau ada videonya. Nah, kalau foto atau videonya bagus kan kredibilitas saya turut meningkat. Dengan teknologi layar Super AMOLED 5.1” Quad HD (2560 x 1440) yang dimiliki Samsung Galaxy S6, saya jadi bisa menggunakan kamera dengan visual yang tajam dan layar adaptifnya memungkinkan saya mendapatkan gambar luar biasa dalam kondisi apa pun, gelap ataupun terang. Benar-benar bisa diandalkan kapan pun.




Ket. Foto: Kamera selfie juga besar, 5 MP. Setara dengan kualitas kamera utama Galaxy S5, lho. 


4.       Performa Tangguh, Efisiensi Energi nomor 1
Efisiensi adalah PR besar para ibu. Maklum, kami adalah makhluk multitasking. Dengan status baru punya anak ketiga dan masih ga mau pakai ART, tetapi masih mau nulis dan kembali berkawan dengan mikser, banyak yang bertanya pada saya, “Kok sempet-sempetnya?” Padahal yang bertanya juga tidak kalah sibuknya loh.


Moto saya adalah mengerjakan lebih banyak hal hari ini ketimbang kemarin. Caranya? Terserah Anda.


Begitu juga dengan Samsung Galaxy S6, para ahli di bagian produksi ponsel Samsung juga menunjukkan kian hari keluaran Samsung akan semakin canggih. Terbukti dengan layar Arsitektur 64-bit, LPDDR4 dan GPU canggih produk teknologi asal Korea ini semakin menunjukkan bahwa ialah smartphone dengan prosesor tercepat. Ponsel ini memungkinkan untuk multitasking dan multimedia secara cepat, akurat, dan kuat. Maklum, ibu-ibu perlu ponsel yang tangguh untuk menampung chattingan di grup WA, multimedia untuk game edukasi anak, donlotan video musik BIGBANG (eh?), dan banyak lagi.



Oia, ada juga aplikasi SMART MANAGER yang menunjukkan status baterai, penyimpanan, RAM dan lain-lain dalam satu layar mudah. Praktis, kan?


5.       Aman
Ibu adalah tempat nyaman pertama bagi anak. Mulai dari kandungan, seorang anak sudah mengenal arti nyaman. Kehangatan pelukan ibu memaknai bahwa seorang anak akan selalu merasa aman. Dan saya kini juga merasa aman saat khilaf meninggalkan ponsel di tempat yang terjangkau anak. Teknologi sidik jari memungkinkan Samsung Galaxy S6 hanya dapat digunakan oleh pemiliknya. Aih, kaya mesin absen.


6.       Senang Promo dan Hadiah
Wanita mana yang tidak suka promo apalagi ada hadiahnya? Butuh ga butuh pasti nanti ada butuhnya kok. Percaya deh, para suami. Nah sampai tanggal 7 Juni ini, Samsung Galaxy S6 ada penawaran khusus setiap pembelian Samsung Galaxy S6 akan mendapatkan cover original dengan berbagai pilihan warna. Produk ini seharga Rp600.000,- lho. Hampir 10% dari harga ponselnya. Ga tahu ya, mungkin saya agak kuper tapi covernya ini langsung terhubung dengan ponsel sehingga ketika ditutup otomatis ponselnya standby. Nah, tinggal dua hari lagi ini. Yuk, ah cus ke counter Samsung. Samperin pegawai yang berbaju hitam dan bertuliskan “Ask Me about S6”, pasti jadi ingin beli deh.


Atau kalau sudah terlewat, ya ikutan lomba blognya saja. Bisa dapat Samsung Galaxy S6 lho!




Catatan untuk suami (saya): Ehem, bulan ini aku ulang tahun loh. Masih ingat, kaaan? *kedip2 mesra.