Tampilkan postingan dengan label alami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alami. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Oktober 2015

Senyum Tulus dengan Bibir Sehat Khalisa




Usai melahirkan anak ketiga, apa yang paling terakhir saya dekati? Cermin.
Dan ketika akhirnya saya menatap cermin cukup lama, apa yang saya lihat? Bibir yang kering.
Rasa selalu kehausan karena menyusui dan selalu terlambat minum air putih membuat bibir saya kering. Yang kemudian menjadi masalah selanjutnya adalah saya memiliki bibir bawah dengan belah, yang kalau bibirnya kering, belahan itu akan menempel satu sama lain dan berdarah saat saya tersenyum lebih lebar. Aduuuh piye iki, masa ga boleh senyum lebar-lebar?

Lalu ada lagi masalah lain, anak kedua saya gatal melihat sesuatu yang tidak mulus di muka orang lain. Komedo, jerawat, bahkan upil pun membuat tangannya gatal untuk segera membereskannya. Tak terkecuali kulit kering di bibir saya. Lagi asik-asik merebahkan diri sejenak, awalnya dielus-elus sama anak eh lama-lama itu kulit kering dikelupas semena-mena. Periiiihnya tuh di siniiiih.

Tak hanya itu masalah kesehatan bibir saya. Bibir saya termasuk jenis bibir yang mengalami penghitaman di tepian seiring dengan bertambahnya usia. Walau tidak merokok, tetapi proses penghitaman ini tetap ada. Saya pikir inilah takdir wajah saya hingga bertahun-tahun mendatang. Namun kemudian saya membaca beberapa artikel bahwa bibir yang menghitam ini dapat diatasi dengan mengoleskan madu setiap kali hendak tidur. Tapi ... ga tahan euy ingin dijilati sendiri ^^

Maka kehadiran Khalisa Lip Care menjadi solusi setelah sekian lama tidak lagi membeli perlengkapan perawatan. Khalisa lip care hadir dengan beberapa varian. Yang saya beli di hypermart Giant adalah Lip Care Pure Vanilla Honey tanpa warna untuk sehari-hari dan Red Cherry Peppermint untuk acara-acara pesta. Ke pesta hanya pakai lip care? Ciyus? Cukup kook. Kan sudah ada anak-anak lucu yang bergelantungan di sekitar saya.

Nah, si Vanilla Honey ini jodoh banget sama masalah bibir hitam yang saya alami. Kalau saya rutin menggunakannya, seharusnya isu ini akan segera teratasi. Dengan SPF 25 yang dapat mempertahankan warna alami bibir, juga Vitamin E sebagai antioksidan alami, bahan-bahan lain seperti Beeswax, Shea Butter, dan Olive Oil yang terkandung dalam satu formula Khalisa ini seolah bertindak sebagai tim sukses. Lalu dioles setiap habis shalat, jadi saat beraktivitas maupun beristirahat, Khalisa akan melindungi bibir kita sepanjang hari.


Sesuai dengan namanya, Khalisa, yang berarti murni, Khalisa Lip Care muncul dengan keanggunan yang ringan. Rasanya di bibir tidak baal alias tidak terasa tebal. Mengingat sudah lama saya tidak berhias. Aroma vanillanya halus. Kemasannya yang langsing juga berwarna cerah dan tutup tube yang tidak mudah terbuka begitu saja, membuat saya yakin membawanya serta bersama perlengkapan anak-anak di tas saya.

Hanya berkisar di harga Rp18000—Rp20000 menjadikan Khalisa Lip Care sebagai pilihan sederhana untuk merawat diri. Toh menjaga hidup tetap bersih dan sehat kan cara kita mensyukuri karunia Allah. Apalagi jika menggunakan produk yang sudah mendapat sertifikasi halal dari MUI, rasanya lebih tenang. Berharap berkah baik dari Allah tidak lagi terhalang karena sesuatu yang haram melekat pada tubuh kita. Kalau bibir sudah sehat, mau senyum lebar kan jadi ga takut lagi. ^^



Minggu, 21 Juni 2015

Menangkap Penjahat Bareng Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station di Kidzania

“Kai. Selamat malam di Kidzania. Berita hari ini seorang penjahat tengah berkeliaran di kota Kidzania. Para warga diharap tetap tenang. Sekian berita singkat dari ruang studio kami. Selamat malam.”


Warga Kidzania sedang ketakutan karena ada seorang penjahat berkeliaran. Mereka semua khawatir akan keamanan kota Kidzania. Lalu muncul berita gembira. Pada 3 Juni lalu ada pembukaan establishment Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station. Dengan dibukanya kerjasama antara Larutan Cap Kaki Tiga Anak dan Kidzania ini maka anak-anak yang berusia 6 tahun ke atas akan mendapat pendidikan tentang bagaimana menjadi polisi yang baik dan peduli pada sekitarnya. Tak hanya itu, menjadi polisi di dunia Kidzania berarti berperan mengembangkan logika berpikir anak karena harus mengumpulkan clue, menganalisa dan menyimpulkan lokasi penjahat untuk kemudian menangkapnya. Begitu penegasan dari General Manager Kidzania Maya Kenova.





Dengan berkelompok atas 8 orang dan satu fasilitator, para polisi cilik ini akan mengitari kota Kidzania mencari penjahat sesuai petunjuk yang ada. Benar saja, dalam waktu 20 menit waktu kota Kidzania, penjahat itu akhirnya tertangkap dan diadili  lalu dimasukkan ke dalam penjara. Salut untuk para polisi cilik, tentu ini merupakan sebuah kerja keras, oleh sebab itu Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station ini menghadiahkan sekaleng minuman pereda panas dalam ini bagi masing-masing anggota polisi. Larutan Cap Kaki Tiga Anak adalah minuman yang berbahan alami dan tanpa bahan pengawet. “ Karena kami percaya anak yang sehat akan menjadi anak yang sehat dan kreatif,” begitu pernyataan Bapak Deny Cahyo selaku General Manager Marketing PT. KINO INDONESIA.





Pembukaan establishment Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station ini berlangsung meriah karena juga ada ambassador Kidzania, Umi Pipik yang ternyata juga merupakan konsumen setia Larutan Cap Kaki Tiga Anak ini. Tak hanya itu, berkat para anggota kepolisian baru ini, para peserta lomba mewarnai pun bisa merasa tenang menjalani perlombaan karena tidak akan ada yang hendak mencuri hadiahnya. Bagi yang belum cukup umur menjadi polisi di kota Kidzania, pada acara pembukaan mendapat kesempatan mendapatkan goodie bag dari Cap Kaki Tiga Anak jika mengikuti kontes selfie dengan bannernya.




Jadi, kapan kamu ke Kidzania? Yuk jadi polisi bersama Larutan Cap Kaki Tiga Anak.