Tampilkan postingan dengan label competition. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label competition. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 April 2017

KAMYStory: Memelihara Binatang di Unit Apartemen




"Ami ... lihat niy" seru Safir saat baru keluar dari pintu kelasnya di Gen Cerdik. 
Saya melihat sebungkusan plastik bening dengan air ... Itu kaan ... 
"Aku dapat ikan." Safir menuntaskan kalimat di pikiran saya. 
Waduh, mau ditaruh di mana lagi nih ikan.

Ikan pertama yang didapat Safir

Rumah kami atau lebih tepatnya unit kami di Kalibata City memang sangat selektif memilih apa yang berhak menetap di dalamnya. Saking 'luasnya' kami memilih tidak memiliki sofa, rak terbuka, dan meja. Jadi ketika si anak laki-laki satu-satunya dari tiga bersaudara ini mengusung kantong ikan dengan hati gembira, saya gundah.

Bagi saya, memelihara binatang adalah sebuah komitmen. Seperti yang ditekankan ibu saya setiap kali mengingatkan anak-anaknya terkait keengganannya memelihara kucing yang senantiasa datang silih berganti ke rumah. "Kalau binatang itu mati karena kita lalai, kita berdosa."

Maka saya pun bergidik. Ikan bukanlah keahlian saya. Dan ikan, lebih mudah mati ketimbang kucing. Bagaimana kalau ikan itu mati?

Namun saya bergeming. Saya tempatkan ikan hasil 'tangkapan' Safir di toples bekas selai, dan terenyuh saat Safir tak henti-hentinya memandangi ikan itu. Dibawanya toples itu di samping kasurnya yang tanpa rangka agar bisa dipandangnya sebelum tidur.

Esok harinya saya belikan makanan ikan. Malamnya, ikan itu mati. Duka pertama untuk anak itu. 

Kenangan dan keinginan untuk memiliki ikan tak kunjung padam walau sudah berulangkali saya katakan bahwa kami tidak memiliki prasarana yang memadai untuk itu. 

"Tunggulah ... Nanti... kalau kita sudah punya rumah di tanah. Barulah kita pelihara binatang...."
Namun, entah karena tren atau apa, tanpa dibeli pun, Safir tetap saja mendapatkan kantung-kantung berisi ikan. Dan walau telah berganti-ganti wadah, ikan-ikan itu singkat saja usianya. 

Kemudian, hari itu datang. TK nya melakukan outbond dan Safir sudah melihat anak-anak dari TK lain menenteng ikan sebelum pulang. Rasa kasihan melanda saya,  dan memberinya izin membeli ikan cupang dengan anggapan, setidaknya daya tahan ikan itu lebih lama. Eh ternyata, menjelang naik bus, Safir diberi tanda mata ikan mas. Tiga ekor ikan sekaligus. Dan saya pun pusing. Apalagi si ikan mas ukurannya cukup besar. Saya lalu mengeluarkan satu-satunya toples kue kering.

Saya gelisah. Bagaimana caranya agar ikan-ikan dapat bertahan hidup? 

Kegelisahan saya baru sirna setelah dua hari. Ketika suami berkesempatan membawa anak laki-laki saya itu ke ACE Hardware. Berdua saja. Ah ya, terkadang saya lupa, ketika sedang galau soal aksesoris rumah, jawabannya hanya satu, datang saja ke ACE Hardware. Saya sering terkejut melihat alat yang saya pikir hanya dalam bayangan, ternyata sudah diciptakan. Seperti penyedia puzzle pelengkap di setiap gambar yang belum sempurna. Apalagi letaknya tak jauh dari Kalibata City, hanya satu kali angkot, 15 menit. Benar-benar helpful place bagi kami.

Salah satu hasil perburuan di ACE Hardware. 

Tak butuh waktu lama, kedua lelaki di rumah saya itu pun pulang membawa dua fish bowl dan alat pencipta gelembung dengan bangga. Memang si ikan mas tidak bertahan lama, karena sempat salah asuhan. Tetapi kemudian, kami segera membeli ikan pengganti dan bertahan hingga sekarang. Sudah hampir 4 bulan. Tiga ikan ini menjadi penghuni tambahan di rumah kami. Walau tak bisa dielus, walau tak diberi nama, semoga cukup nyaman ya 'rumahnya'. Apalagi ACE Hardware tengah bersiap membuka gerai di Kalibata City Square, so excited to wait till June 2017.



Minggu, 29 Mei 2016

Agar Si Bayi dengan Kulit Sensitif tetap Aktif




"Bu, nanti untuk mandi dede bayinya pakai Lactacyd ya bu. Tahu, kan?” tanya seorang dokter spesialis anak ke saya.
“Iya, saya punya di rumah. Yang pink itu, kan” jawab saya percaya diri.
“Bukan.” Terdengar suami mendengus sambil geleng-geleng.
“Ini lactacyd baby. Saya tuliskan di resep ya.” Kata dokternya lagi.
 “Masa mau dipakaikan lactacyd kamu sih, yang bener aja?” gumam suami sekeluarnya kami dari ruang dokter.
Ya, maap. Kirain bisa multifungsi.

Foto Si Sulung, enam tahun lalu
Hayo, coba cari mana Lactacyd Baby-nya?


Itu enam tahun lalu.
Kala itu si sulung baru mengalami bulan pertamanya di dunia dan kemudian ditemukan ada semacam burik/panau di pahanya. Biasalah, anak pertama. Bingung dong. Akihrnya ketika jadwal imunisasi, kami konsultasikan hal ini dan kemudian dokter meresepkan Lactacyd Baby (iyes, ada babynya dan warnanya biru). Yah, itulah pertama kalinya saya tahu bahwa lactacyd bukan melulu tentang masalah kewanitaan ^^ Dari si sulung lalu ada anak kedua, hingga anak ketiga ... ketiganya kebagian diberi resep lactacyd baby. Lah, ini kenapa anak zaman sekarang pada sensi kulitnya ya? Apa kualitas air kita semakin buruk?



Pada event Mother & BaBy di Igor’s Pastry & Cafe di Wijaya, Sabtu kemarin, saya jadi tahu lebih banyak tentang kulit sensitif bayi dan terutama tentang si Lactacyd. Karena jujur, walau sudah digunakan untuk tiga anak, saya belum yakin apakah saya menggunakannya dengan tepat atau tidak.



Dalam video lactacyd baby dan ditekankan dalam penjelasan Dokter Liem Hua Ling bahwa kulit bayi itu memang lebih sensitif daripada kulit orang dewasa. Hal itu dikarenakan selain lapisannya lebih tipis, juga karena ph-nya lebih tinggi, yaitu sekitar 6-7. Keadaan itulah yang menyebabkan mudahnya mengalami iritasi seperti kemerahan, gartal, sibarrhea, dan ruam popok. Nah, untuk meminimalisir iritasi, maka para orangtua harus pandai-pandai memilih popok, pakaian bayi, dan cairan pembersih untuk pakaian atau untuk mandi yang aman untuk kulit bayi. Satu lagi, pilihlah cairan pembersih yang sudah teruji secara klinis dan yang membantu menurunkan ph bayi seperti ph normal dewasa.



Dipandu oleh MC Sisca Baker, Tara Amel @mamaofsnow sebagai blogger mom berbagi cerita ketika anaknya mengalami iritasi, dia kemudian mencari informasi dan ternyata di forum-forum, Lactacyd Baby memang banyak direferensikan oleh para ibu untuk bayi mereka. Ternyata, yang kulitnya sensitif bukan bayi saya doang hehehe ... Di acara ini saya menemukan ada banyak mama-mama yang memiliki anak dengan ragam kesensitifan kulit. Aku tidak sendiriaaaan. Ada yang memang keturunan, ada juga karena faktor luar atau pencetus.

Saya jadi ingat si bungsu, whew urusan kulitnya ga kelar-kelar. Mungkin ph-nya juga tinggi sehingga setiap kali berkeringat maka akan timbul merah-merah di leher dan tangan. Belum lagi soal alergi makanan. Eh, tapi ini sebenarnya si bungsu sensitif kulitnya atau alergi?

Menurut Dr. Liem alergi itu sendiri mempunyai definisi reaksi berlebihan dari kulit atau tubuh yang disebabkan oleh benda asing. Jadi alergi dapat mencakup seluruh tubuh, sedangkan sensitif biasanya hanya pada area tertentu. Biasanya di daerah lipatan tuh, makanya para orangtua tidak boleh malas membersihkan area lipatan pada bayi.

Disebutkan Lactacyd Baby mengandung ekstrak susu untuk menjaga kelembaban kulit bayi. Nah, kalau yang alergi susu bagaimana?

Mba Marketing Communication dari Lactacyd Baby menjelaskan  bahwa alergi susu pada anak itu sifatnya lactose intollerant. Artinya terkait dengan saluran pencernaan. Sedangkan Lactacyd Baby digunakan untuk bagian luar tubuh. Hmm bolehlah Dek, nenek kasihan karena kamu ga bisa minum susu sapi, tapi kamu selalu bisa mandi susu ^^



Nah, saya baru dapat pencerahan nih. Ketika si bungsu lagi panen merah-merah di badannya, saya seperti biasa menggunakan lactacyd yang diteteskan ke dalam bak mandinya. Eh tapi kok lama banget sih hilangnya? Kan si baby ini tumben awet putihnya, jadi kalau lihat kulitnya bruntusan gitu kasihan.

Ternyataaaaaa .... penggunaan lactacyd baby dengan cara mencampurkan 3-4 sendok teh lactacyd baby ke dalam air mandi bayi itu untuk perawatan. (hmm ... kemarin itu nyampe 3-4 sendok teh ga ya? Mikir sendiri). Kalau anaknya  sedang kumat iritasinya maka teteskan lactacyd baby ke kapas atau kain kasa lalu ditotol-totol (iki opo ya bahasane ^^’) ke bagian yang iritasi.

Info ini saya dapat dari testimoni seorang mama yang duduk di samping saya loh. Hoalaaah .. coba kalau si mama ini ga mengacungkan tangan, mungkin saya masih tersesat.

Oh, ada satu lagi, untuk si kulit sensitif air mandinya justru disarankan yang suhu ruang, bukan yang terlalu hangat atau terlalu dingin. Air dingin akan meningkatkan ph kulit bayi. Air yang terlalu hangat akan membuat kulit yang teriritasi jadi gatal. Dan mandikan bayi tidak lebih dari lima menit. Nah loooh ... yang suka berlama-lama di kamar mandi ^^ (tunjuk tangan).

Okelah kalau begitu, selanjutnya akan lebih baik memafaatkan Lactacyd Baby. Apalagi si bungsu lagi lucu-lucunya niy, biar si bayi berkulit sensitif ini bisa tetap aktif, ga sibuk urus gatal-gatal sana sini.

Selasa, 20 Oktober 2015

REVIEW FILM: Yang I Love Banget dari Little Big Master di Celestial Movies




Sabtu lalu, saya menghadiri undangan nonton bareng screening "Little Big Master" dalam rangka promosi #ilovehkmovies oleh Celestial Movies salah satu channel di televisi berbayar.  Saat membaca sinopsisnya, saya sudah tertarik. Bukan karena emang sudah lama ga nonton di bioskop, tapi memang temanya sesuai lah sama saya yang emak2 galau mau sekolahin anak di mana.


Dengan bayi dalam gendongan, saya pun meluncur ke Cinemaxx Plaza Semanggi dan tiba pukul 10.30. Tak lama usai mengisi daftar hadir, saya dan para blogger lain pun dipersilahkan masuk ruang bioskop.

"Jika nilaiku tidak 100, orangtuaku akan kecewa. Dan ketika mereka kecewa, aku merasa tidak dicintai."


Little Big Master berkisah tentang seorang pendidik, Lui Wai Hung, memperjuangkan nasib sebuah TK di desa yang terancam tutup karena kekurangan murid. Murid yang tersisa tinggal lima orang dan salah satunya akan segera lulus, itu artinya jika tidak ada murid baru, komunitas desa sepakat untuk menutup sekolah yang sudah berdiri dan berkontribusi selama 50 tahun tersebut.


Ibu Hung (Miriam Yeung), mulanya adalah seorang kepala sekolah dan telah 20 tahun mengabdi di berbagai TK ternama. Namun, kompetisi sekolah dan orangtua dalam mencetak anak-anak berbakat tanpa mengindahkan perasaan anak membuat dirinya mantap mengundurkan diri persis di hari perayaan pernikahannya yang ke-10.


Ternyata sang suami, Dong (Louis Koo) juga akan segera mengakhiri kariernya sebagai perancang museum. Dan karena itu, mereka berencana segera setelah kontrak Dong berakhir, mereka akan melakukan perjalanan keliling dunia mengunjungi museum-museum terhebat dan terbesar. Sementara menunggu, Bu Hung melakukan berbagai kegiatan pengisi waktu, tetapi dia tidak bahagia.


Lalu sebuah tayangan berita menarik perhatiannya. Sebuah TK di desa Yuien Tien terancam ditutup karena kekurangan murid. Sekolah itu menampung anak-anak dari keluarga tidak mampu karena tidak dipungut biaya. Sungguh sebuah ironi, ketika banyak antrian di sekolah-sekolah mahal, tapi justru sekolah gratis akan ditutup.


Karena penasaran, Bu Hung mengunjungi langsung sekolah tersebut. Dan setibanya di sana, dari balik jendela dia jatuh cinta pada lima gadis cilik berseragam kuning itu. Tak pikir panjang lagi, dia mengambil lowongan pekerjaan di TK tersebut sebagai Kepala Sekolah juga guru dan petugas kebersihan dengan gaji hanya HKD4500 per bulan. Tujuannya adalah menyelamatkan pendidikan 5 anak itu dengan berusaha memindahkan mereka ke sekolah yang lebih baik dengan menggunakan jaringannya sebagai kepala sekolah.


Namun, itu tidak semudah di angan.


Siu Suet, Ka Ka, Chu Chu, serta Kitty & Jennie Fathima, memiliki problematikanya sendiri yang menghambat mereka datang ke sekolah. Tapi Bu Hung tidak menyerah. Perlahan-lahan dia membangkitkan kepercayaan diri anak-anak itu yang terlanjur melorot karena sorotan negatif media-media. Tak hanya anak-anak, tetapi juga para orangtua yang sudah kadung pasrah jika anaknya tidak bisa melanjutkan sekolah.


"Pendidikan itu penting bagi anak-anak." -Lui Wai Hung


Akankah usahanya berhasil? Bagaimana nasib kelima murid itu di akhir tahun pelajaran? Nah yang  i love banget adalah kamu bisa nonton film drama terlaris di Hongkong tahun ini di layar Celestial Movies pada Minggu 25 Oktober 2015 pukul 8 malam. Jangan lupa sediain tisu ya ...


Meanwhile, saya kasih sedikit contekan dengan momen-momen yang I love banget. Mudah-mudahan ga menjerumus ke spoiler ^.^


Adegan pertama yang I love banget  adalah ketika Ibu Hung mengunjungi Siu Suet di rumahnya. Siu Suet tidak masuk sekolah karena ayahnya sakit. Seolah adegan si kecil Siu mendorong troli berisi besi bekas sendiri ke tempat pembelian besi belum cukup terlihat memprihatinkan, penonton disodori kompor yang sedang sibuk menggoreng dan ada tangan-tangan kecil berlalu lalang hendak menyiapkan masakan. Tampak tidak ada yang aneh, tapi kamera menurunkan pandangannya. Anak TK itu mengikatkan sendalnya dengan tumpukan besi agar bisa cukup tinggi memasak. (langsung nyanyi lagu Iwan Fals, "anak sekecil itu .. Terbelenggu oleh waktu ...)


"Siu Suet memang anak yang baik." bisik bu Hung lirih sambil memeluk Siu Suet.


Adegan yang I love banget yang satu ini agak sedih sih. Kali ini hasil Bu Hung mengunjungi Ka Ka yang juga tidak masuk sekolah. saat ditanya sambil histeris, dia menjawab, "Aku takut kalau pergi ke sekolah, ayah dan ibu akan bertengkar lagi. Lalu mereka akan saling bunuh. Lalu mereka mati. Aku akan sendirian. Aku tidak mau sendirian." anak ini berusaha menjadi penengah antara pertengkaran kedua orangtuanya.


Air mata semakin berderai-derai di adegan I love banget yang ketiga. Hari itu adalah hari kelulusan. Ibu Hung baru saja menjalani operasi tumor, murid baru belum juga ada, anak-anak pun melakukan pertunjukkan. Usai pertunjukan, anak-anak itu bicara satu per satu, "kami menahan air mata hanya demi pertunjukkan." "sekarang, bolehkah kami menangis?" yaaah buyar deh airmata, tapi tetap kudu goyang-goyang karena si baby mulai ngantuk.


Terakhir I love banget ketika Ka Ka mengakhiri pidato kelulusannya dengan memohon, "Bolehkah aku tidak perlu lulus?"

(sumber: Celestial Movies)

Duh, kapan ya terakhir kali suka banget sama sekolah kaya gitu?


"Kau berikan segalanya untuk sekolah dengan 5000 murid. Dan di sekolah dengan 5 murid, kau bahkan berikan lebih dari itu." -Dong, suami Bu Hung


Mungkin sosok Ibu Hung yang memang kisahnya terinspirasi dari kisah nyata ini sejalan dengan sebuah ungkapan, "dalam hidup akan ada satu guru yang akan mengubah hidupmu."


Saya jadi bertanya-tanya, siapakah sosok guru itu bagi saya, bagi anak-anak saya, bagi kamu?


"Guru terbaik itu bukan berasal dari perangkat keras, tapi dari hatimu."


Teach with your heart.


Channel Celestial Movies memang konsisten menyajikan film-film Hong Kong berkualitas, baik dari temanya maupun dari pilihan sutradaranya. Oleh karena itu, Celestial Movies meluncurkan promo #ilovehkmovies yang tayang setiap Sabtu & Minggu malam. Hari Sabtu akan ditayangkan secara back to back karya-karya dari sutradara pilihan setiap bulannya. Khusus bulan Oktober ini, sutradara pilihannya adalah Benny Chan (tayang 3 oktober), Gordan Chan (tayang 10 oktober), Alan Max (tayang 17 oktober), Pang Brothers (tayang 24 oktober), dan Tsui Hark (tayang 31 oktober).


Sedangkan pada hari Minggu akan menayangkan film-film Hong Kong terbaru dan terhangat, sepertiLucky Stars 2015, The Seventh Lie, Aberdeen, dan teralhir Little Big Master.


Ini penting banget buat para pencinta film Asia yang hopeless lihat saluran televisi lain yang menayangkan film-film Hong Kong yang itu lagi itu lagi. Saking lengkapnya di Celestial Movies jadi bisa lihat transformasi dari Andy Lau muda yang ganteng, jadi Andy Lau matang yang ganteeeeng banget ^.^


Celestial Movies ada di jaringan televisi berbayar seperti, Nexmedia (CH 508), Indovision (CH 20), K-Vision (CH 47, Matrix TV (CH 9), OkeVision (CH 112), OrangeTV (CH 162), Skynindo (CH 19), Transvision (CH 112), TopTV (CH 20), Topass TV (CH 61), UTV (CH 691), dan YesTV (CH 108). Selamat menonton and get inspired ^.^

 

Jumat, 16 Oktober 2015

Mau Liburan ke Maldives? Ikutan Lomba Xtreme Video 360˚ bersama XL




Kenali gejala ini, apakah kamu termasuk orang yang mau makan, bikin video. Atau mau tidur, bikin video? Kalau kamu memang video freak, kamu harus ikutan ajang lomba video bareng XL ini. Kamu bakal ditantang buat video dengan kamera 360˚?Hadiahnya ga tanggung-tanggung, liburan ke Maldives. Macam urang kayah itulah ^^

Eh tapi kamera 360˚ kan mihil?

Nah ini dia, XL bakal bantuin kamu bikin video dengan kamera 360˚. Tapi ada syaratnya, kamu harus punya IDE CERITA yang kece badai sehingga tim XL bakal mau bantuin kamu mewujudkan impian.

Latar belakang Video yang dimaksud juga ga tanggung-tanggung, kamu bisa pilih tema Xtreme Activities atau Landscape. Indonesia kaya banget, man. Kamu bisa dapat banyak banget ide bagus di sini. Jadi, hayo keluarin aja semuanya. Mau olahraga, permainan, gunung, laut, bawah tanah. Pokoknya kerahkan segala kreativitasmu.

Kompetisi ini juga boleh diikuti oleh kamu yang memiliki kamera 360˚ loh. Bedanya, pembuatan videonya dilakukan sendiri, tidak dibantu oleh tim XL. Dan akhirnya baik video buatan sendiri dan dengan bantuan tim XL akan dilombakan pada kategori yang sama. Caranya ga sulit, kok!

-       Video bisa dibuat dengan kamera 360° atau jenis kamera lain yang setara, asalkan tetap dapat menghasilkan konsep video 360°.
-       Video yang dibuat sendiri (memiliki kamera 360° ataupun yang setara), maupun dengan bantuan XL (tidak memiliki kamera 360° ataupun yang setara)akan dikompetisikan dalam kategori yang sama.
-       Durasi video maksimal 2 menit.
-       Video yang dibuat harus original dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
-       Peserta dapat memilih salah satu dari tema yang telah ditentukan.Peserta harus upload video yang telah dibuat ke Youtube melalui account pribadi dengan menyertakan deskripsi:
1.     #360VideoCompetition
2.     #Kota asal (Contoh : #Surabaya)
3.     #XL123
-       Link dari video yang telah diupload ke Youtube harus dikirimkan ke 4G.xl.co.id/360competition.
-       Link video yang dikirimkan ke 4G.xl.co.id/360competition menjadi hak milik XL.
-       Video yang diikutsertakan akan dinilai berdasarkan penilaian juri.
-       Video tidak boleh berbau menjelekkan SARA, pornografi, kekerasan, dan bertentangan dengan norma hukum yang berlaku.
-       XL memiliki kuasa penuh atas video yang telah dikirimkan, dan berhak untuk tidak menampilkan video tersebut.
-       Kompetisi ini akan diadakan pada tanggal 14 September - 8 November 2015.
-       Pemenang akan diumumkan pada tanggal 13 November 2015.
-       2 pemenang (video terbaik) akan dipilih dari masing-masing kota (Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Denpasar).
-       Para pemenang dari tiap kota akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti Grand Final.
-       XL berhak mengubah syarat dan ketentuan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
-       Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.


Bagi kamu yang tidak memiliki kamera 360˚ ada dua cara pendaftaran. Bisa via website atau twitter:
1.    Via website
-       Ide/ Konsep yang dibuat tidak boleh lebih dari 1 paragraf dengan maksimal 300 karakter.
-       Ide/konsep yang dibuat harus original dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
-       Peserta dapat memilih salah satu dari tema yang telah ditentukan: Xtreme Activities atau Landscape
-       Peserta harus submit ide/konsep yang telah dibuat ke 4G.xl.co.id/360competition
-       Ide/konsep cerita yang telah dikirimkan ke 4G.xl.co.id/360competition menjadi hak milik XL.
-       Ide/konsep cerita yang diikutsertakan akan dinilai berdasarkan penilaian juri.
-       Ide/konsep tidak boleh berbau menjelekkan SARA, pornografi, kekerasan, dan bertentangan dengan norma hukum yang berlaku.
-       XL memiliki kuasa penuh atas ide/konsep yang telah dikirimkan, dan berhak untuk tidak menampilkan ide/konsep tersebut.
-       Setiap minggunya, dari tiap kota akan dipilih sejumlah ide/konsep terbaik untuk dibantu pembuatan video 360-nya dengan bantuan dari tim XL (akan dikontak langsung oleh tim XL)
-       Tim XL akan membantu proses upload video yang sudah dibantu pembuatannya ke Youtube
-       Video yang dibuat sendiri (memiliki kamera 360˚ ataupun yang setara), maupun dengan bantuan XL (tidak memiliki kamera 360˚ ataupun yang setara) akan dikompetisikan dalam kategori yang sama.
-       Kompetisi ini akan diadakan pada tanggal 14 September - 8 November 2015.
-       Pemenang akan diumumkan pada tanggal 13 November 2015.
-       2 pemenang (video terbaik) akan dipilih dari masing-masing kota (Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Denpasar).
-       Para pemenang dari tiap kota akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti Grand Final.
-       XL berhak mengubah syarat dan ketentuan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
-       Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

2.    Via twitter
-       Peserta diwajibkan untuk follow @XL123
-       Peserta cukup menceritakan ide terserunya untuk membuat video 360° impiannya via Twitter
-       Submission dilakukan dengan format berikut: "(ide cerita video 360°) #Xtreme360 @XL123"
-       Setiap minggunya ada tema ide berbeda yang harus disesuaikan yang akan diinformasikan via Twitter @XL123
-       Periode lomba adalah tanggal 13 Oktober - 8 November 2015
-       XL berhak menggunakan ide yang telah di-submit dengan hashtag #Xtreme360
-       Ide terpilih akan disupport oleh XL dalam mewujudkan idenya menjadi video 360° dan berkesempatan memenangkan hadiah utama paket liburan ke Maldives
-       Peserta dengan ide terpilih akan dihubungi pihak XL via DM untuk keperluan pendataan sebelum penentuan pemenang. Akun yang digunakan untuk menghubungi peserta hanya @XL123
-       Peserta diperkenankan untuk submit ide cerita sebanyak-banyaknya untuk memperbesar kemungkinan menang
-       Dengan mengikuti lomba ini, peserta dianggap sudah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku
-       Hati-hati penipuan, promo ini tidak dikenakan biaya apa pun

Nah, sudah siap dengan ide cerita kamu? Upload sebanyak-banyaknya di SINI ya ...
Semoga beruntung ^^








Minggu, 04 Oktober 2015

Tujuh Alasan Gagal Ikut Lomba Blog




Salah satu momen penting sebagai blogger bagi saya adalah ketika berurusan dengan lomba blog. Apakah Anda blogger yang suka ikut lomba blog? Konon blogger yang tidak mengasahdirinya dengan mengikuti lomba blog itu ... apa ya, kok saya lupa. Pokoknya kurang kompetenlah. Katanyaa ...
Awalnya saya tidak terlalu ingin ikutan lomba, tetapi kemudian saya melihat dengan mengikuti lomba otak kita terpacu memikirkan bagaimana cara menuliskan tema tertentu. Lomba blog memang melelahkan. Tak jarang saya bisa libur posting blog hampir sebulan setelah mengejar menulis beberapa blog dalam satu bulan. Nafas bloggernya masih pendek ^^
Apakah Anda suka ikut lomba tapi jarang atau bahkan belum pernah pecah telur sekalipun? Tenaaang ... jangan menyerah. Coba terus. Mereka yang menang lomba blog itu sejatinya juga banyak kalah, jadi jangan khawatir. Karena itu semua lebih baik daripada sudah meniatkan ikut tapi akhirnya malah gagal ikutan lomba.
Gagal ikutan lomba itu rasanya nyesek banget buat saya. Sudah rajin-rajin cari info lombanya yang seringkali harus memungut dari sumber-sumber yang berbeda-beda. Even mbah google saja tidak cukup. Harus rajin lihat grup FB, blog orang, twitter, dan lain-lain. Ada begitu banyak usaha untuk sebuah informasi. Dan ternyata informasi itu tidak bisa dimanfaatkan .. n it hurts #lebay

Emang apa saja sih yang bisa mengakibatkan para blogger gagal ikut lomba?
1.       Mismanajemen Waktu antara Lomba Satu dengan Lainnya
Ada banyak bookmark info lomba blog di gadget kamu. Telah dijuduli sesuai dengan tanggal dateline-nya. Ealah ngerjainnya dari yang dateline-nya paling belakangan. Akhirnya grabak grubuk dan yaaah ... kelewatan deh.
Metode mengerjakan sesuatu yang lebih mudah itu memang betul, tetapi jadi tidak tepat jika yang sudah mepet masih ingin dikerjakan juga. Fokus, bu. Fokus. Kalau kelewat ya sudahlah. Tulisan yang dibuat dalam keadaan lelah juga ga akan menarik.

2.       Salah pasang tanggal dateline
Kebanyakan blogger membuat bookmark untuk setiap info lomba yang ditemuinya. Agar lebih mudah, judul link-nya diberi judul sesuai tanggal dateline. Lebih mudah dicari dan lebih runut. Namun alangkah nyeseknya ketika sudah menyiapkan draft posting sedemikian hingga, siap dipublish, sedang membaca kelengkapan lomba eeeeh rupanya dateline-nya baru saja lewat kemarin. Atau lebih keki lagi, sudah liwat bulan kemarin. #pengsaan

3.       Dateliners Garis Keras yang Gagal
Waktu tinggal dua jam lagi menuju pukul 12 malam. Jemari bergerak semakin lincah mengetikkan ide demi ide sesuai adrenaline yang kian meningkat. Sudah selesai. Bersiap memasang dandanannya, waktu tinggal satu jam lagi, pasti bisa. Eh lima belas menit terakhir, “ooeeee ...!!!” Bayi nangis minta disusuin.... Goodbye, so loooong .... Tidur sajalah.

4.       Jebakan Formulir Pendaftaran
Formulir yang turut menutup diri sesuai dengan jam yang tertera di dateline itu suka bikin gemes. Saya punya masalah dengan segala hal terkait formulir. I hate form. Adddaaaaa aja yang aneh-aneh dari mengisi formulir. Ya inilah itulah ... ya tahu-tahu pakai captcha. Dan begitu mau klik ‘oke’ eh waktu sudah pukul 12.03. What the ... #tarik2rambut #tidurlagi

5.       Internet Gagal Total
Postingan sudah siap setengah jam sebelum pukul 12, tinggal pencet ‘publish’ eh sinyal internet kabur entah ke mana. Connect-disconnect-connect-disconnect-connect dan yap sudah lewat jadwalnya, buibuuuu .... #nangisBisik2 #tidurlagi
 
6.       Salah Kamar
Sudah pede sejuta, postingan sudah terpublish di blog. Tinggal urusan share di sosial media. Sambil baca-baca harus mention ke siapa eh ternyata tulisannya bukan dipasang di blog, tetapi di situs mereka. Kudu daftar lagi. Login lagi. Eeaaaa ketemu formulir lagi. Dan lewat sudah batas waktunya.

7.       Bak Sangkuriang  
Inilah yang terjadi jika mengejar beberapa lomba blog sekaligus tetapi waktunya mepet. Emangnya dikira nulis itu gampang, bos? Lagi mikir-mikir buat dua atau tiga tema lomba, eh dah lewat aja gituh dateline-nya ... hiks ...


Itulah suka dukanya seorang blogger. Semua yang saya tulis di atas itu pengalaman pribadi saya. Salah satu pelajarannya adalah ciptakan peluangmu. Peluang untuk menang lomba blog dengan cara fokus pada satu per satu hal. Jika fokus maka posting lomba satu per satu pun akan selesai dengan sempurna. Bagaimana mau berpeluang menang, jika tidak bertindak laiknya juara dengan berbuat sebaik mungkin, meninggalkan hampir tak ada celah? So, act best and you will get the best. InsyaAllah ...