Tampilkan postingan dengan label hadiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hadiah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Desember 2015

Kepada: Suami; Subjek: Pengajuan OPPO R7s; Dari: Istri


Dear Suami, 
Ingatkah kamu, delapan tahun yang lalu, persis di malam tahun baru, kamu bilang tak mampu membelikan cincin berlian tapi ingin menghabiskan hidup bersamaku? 

Setelah tujuh tahun menikah, memang belum ada berliannya. Aku pun tak meminta, karena ada yang lebih penting, aku perlu ponsel baru. Dan karena hanya kamulah si pencari nafkah, maka selain berdoa aku pun mengajukan pembelian ponsel yang pas untuk aku.  


Aku tak mau merepotkanmu, jadi aku sudah punya nominasinya, salah satunya adalah seri terbaru OPPO R7s


Sejak aku menemukan ponsel OPPO di sebuah ATM, tak kunjung lupa saat-saat menyentuhnya sebelum kembali ke pemiliknya. Dan ketika beberapa minggu lalu OPPO mengeluarkan seri terbarunya, aku jadi teringat lagi. 


Baiklah, kamu tentu tak mau membelikan sesuatu berdasarkan alasan emosional, kan? Tenang, aku sudah merangkum 7 alasan memilih OPPO R7s untuk ibu-ibu rumahan seperti saya. 



1. Kamera
Suami, kamu tentu ingat kalau aku suka menerima pesanan kue atau cupcake. Biasanya, aku akan menyelesaikan pesanan sebelum subuh agar bisa kamu foto usai shalat. Ingatkah kamu ketika kamu enggan melakukannya karena waktu itu hanya bermodalkan kamera saku digital. Sekarang memang sudah ada kamera yang bagus, sesuai kesukaanmu, tapi belakangan pekerjaanmu semakin menyibukkanmu  Jadi tak tega memintamu melakukan ini itu sedangkan anak-anak pun berebut perhatianmu. 


Dengan kamera belakang 13 mp dan kamera depan 8 mp milik R7s, hasil gambarnya tak perlu diragukan. Filter warena-warni yang dimilikinya membuatku tak perlu selihai dirimu untuk mendapatkan hasil gambar yang memukau. Aku mungkin tak perlu lagi menggotong hasil kue atau cupcake ke lorong apartemen karena pencahayaan di rumah tidak memadai karena kemampuan mengambil gambar HDnya sangat mumpuni. 


2. Kapasitas
Kamu juga tahu kan, ponselku merangkap alternatif bermain anak-anak saat akhir pekan. Namun memiliki anak lebih dari satu dan punya kesukaan dan kemahiran yang berbeda, aku menempatkan berbagai macam permainan edukasi tapi hasilnya? Ponselku jadi sering hang dan akhirnya anak-anak jadi senewen. 

Oppo R7s dilekngkapi prosesor delapan inti dan memiliki kapasitas sebesar RAM 4GB. Tak hanya itu OPPO R7s  bisa ditambahkan microSD hingga 128 GB. Mengunduh jadi secepat kilat, dengan kemampuan multitasking yang hebat, sudah pasti instagramku bisa aktif lagi. Bisa menggunakan jasa ojek atau taksi online lagi. Katalog kue dan cupcake-ku bisa tersimpan lebih banyak di sini. Dan ngeblog pakai smartphone ini ga perlu pakai ribet lagi. 


3. Kecepatan
Bisa jadi kamu sedang sengit karena melihatku sering memegang ponsel. Kamu khawatir aku akan lebih tenggelam dengan ponselku ketimbang bermain dengan anak-anak. Tahukah kamu, itu karena semua yang berjalan lambaaat di ponselku. Jika tidak aku pantengin, niscaya aku harus mengulang lagi dari awal. 


Kecepatan yang beberapa kali lebih baik ini membuatku bisa lebih cepat menuntaskan urusan. Urusan rumah tangga dan anak jadi lebih terukur. Tak khawatir dengan ponsel yang hang jika tidak sering-sering ditengok karena takut ngacir entah ke mana lamannya. 

4. Desain
Ingat ketika aku menorehkan gincu di bibir, lalu anak kita bertanya, "kok Amy sekarang seperti wanita?" 
Itu karena aku tak pernah berdandan, tak sempatlah. Biarlah ponselku yang berdandan, agar lebih mudah mencarinya di antara lipatan popok dan tidak tertukar dengan milikmu. 


 Pilihan warna Rose gold dan Gold terlihat cantik dan memberi kesan beludru metalic. Pasti akan terlihat mencolok di dalam tas. Aku sih suka yang GOLD ^_~. 



5. Hemat Baterai
Iya, aku tahu, biaya IPL naik lagi, belum lagi TDL. Makanya aku perlu ponsel yang hemat baterai dan tak perlu waktu lama untuk dicharge. Aku tak ingin ponselku menjadi bebanmu. Dan baterai OPPO ini dilengkapi baterai besar 3070mAh dan memiliki fasilitas VOOC Flash Charge. Hanya perlu di-charge 5 menit, smartphone ini bisa digunakan selama dua jam waktu bicara. 


6. Layar Lebih Lebar
Aku pun suka kasihan ketika anak-anak saling beradu kepala saat menonton youtube dari ponselku sekarang. Mereka toh sudah semakin besar. Belum lagi jika si bayi ikut-ikutan. 

Layar tepi lengkung 5,5 inci membuat Oppo R7s sulit ditolak hehehe ... Pun tidak tebal karena menggunakan bezel layar ultra tipis 2,2 mm, sehingga tetap nyaman digenggam.


7. Hemat Ponsel
Tak perlu lagi dua ponsel, hanya perlu satu smartphone karena dengan kecepatan 4G, SIM ganda, dan perluasan slot kartu microSD, akan mengurangi keluhan aku soal kekurangan ponsel A dan ponsel B. Senang, kaaaan ^^

Jadi, suami, tahun akan segera berganti ... Semoga rezeki suami semakin dilancarkan. jangan lupa ya traktir istri, ga perlu traktir makan (lihat perut ^^') belikan smartphone yang ini saja yaa .... 


xoxo
Istri



Selasa, 27 Oktober 2015

Pilih dan Share di Lomba ACER “REVOlusi Ruang” DL 31 Oktober 2015



Hari gini, bisa minta seorang Revano Satria mendesain ruangan kita ga pakai bayar apa-apa itu sesuatu banget. Biasanya yang suka kasih-kasih beginian ya Cuma ada di acara Oprah Winfrey. Ga hanya jasa desainer saja loh yang gratis, tapi juga furniturnya diisi dari Livaza \O/ Daaan juga dipercantik dengan satu unit Acer Revo One. Mau aja atau mauuuuu banggeeeeet?

Acer dengan mengusung tema Revolusi Ruang mengajak Anda melihat-lihat berbagai desain menarik dalam sebuah rumah dengan unit Acer sebagai bintang utamanya. Saya jadi membayangkan kalau ada Acer Revo One di unit apartemen yang tini wini biti gini gimana ya? Ruang kan jadi problematika bagi para penduduk kota besar. Terutama Jakarta. Sudah kerja banting tulang seharian, dapat rumahnya yang imut, penuh barang, boro-boro merasa ter-entertain. Bisa selonjoran kaki lurus ga mentok-mentok saja sudah syukur alhamdulillah. Itu kalau saya, soalnya saya agak menyerah berhadapan dengan ruangan kecil dan banyak barang. Mau tak mau banyak barang direlakan pindah tangan. Sedih? Ya, sedikiiiit.

Nah, kalau saya dapat Acer Revo One juga pasti bingung mau taruh di mana barang keren ini. Barang bagus kalau ga tepat penempatannya  juga jadinya yah biasa weh. That’s why I need you, Revano Satria ^^ Jadikan si Acer bintang utama di setiap ruangan yang ia masuki. Kapasitasnya sebagai entertainer kelas atas tidak boleh teralihkan dengan tumpukan pakaian kotor, cucian piring ... eh kok curcol.

Acer memberikan Anda enam desain ruang bersama Acer Revo One untuk dipilih dan di-share sebanyak-banyaknya. Ada Anda beruntung? Maka Acer Revo One beserta sederet hadiah yang disebutkan di atas jadi milik Anda. Kalau dewi keberuntungan nyaris menyerempet Anda, itu artinya kamu ada satu dari dua orang yang memiliki satu unit Mini PC Acer Revo, asyik kaaan ...













Pokoknya pertama harus like dan follow dulu dong twitter @AcerID, Instagram @AcerID dan FB Acer Indonesia . Nah habis itu masuk ke SINI pilih satu dari enam desain, share dan komentar sebanyak-banyaknya. Serius, ga pakai mikir panjang-panjang karena desainnya keren-keren semua ^^

Jangan bengong atuh, sekarang juga klik dan share. Periode lombanya berakhir Sabtu ini alias tanggal 31 Oktober loh. Buruaaan. 



Jumat, 16 Oktober 2015

Mau Liburan ke Maldives? Ikutan Lomba Xtreme Video 360˚ bersama XL




Kenali gejala ini, apakah kamu termasuk orang yang mau makan, bikin video. Atau mau tidur, bikin video? Kalau kamu memang video freak, kamu harus ikutan ajang lomba video bareng XL ini. Kamu bakal ditantang buat video dengan kamera 360˚?Hadiahnya ga tanggung-tanggung, liburan ke Maldives. Macam urang kayah itulah ^^

Eh tapi kamera 360˚ kan mihil?

Nah ini dia, XL bakal bantuin kamu bikin video dengan kamera 360˚. Tapi ada syaratnya, kamu harus punya IDE CERITA yang kece badai sehingga tim XL bakal mau bantuin kamu mewujudkan impian.

Latar belakang Video yang dimaksud juga ga tanggung-tanggung, kamu bisa pilih tema Xtreme Activities atau Landscape. Indonesia kaya banget, man. Kamu bisa dapat banyak banget ide bagus di sini. Jadi, hayo keluarin aja semuanya. Mau olahraga, permainan, gunung, laut, bawah tanah. Pokoknya kerahkan segala kreativitasmu.

Kompetisi ini juga boleh diikuti oleh kamu yang memiliki kamera 360˚ loh. Bedanya, pembuatan videonya dilakukan sendiri, tidak dibantu oleh tim XL. Dan akhirnya baik video buatan sendiri dan dengan bantuan tim XL akan dilombakan pada kategori yang sama. Caranya ga sulit, kok!

-       Video bisa dibuat dengan kamera 360° atau jenis kamera lain yang setara, asalkan tetap dapat menghasilkan konsep video 360°.
-       Video yang dibuat sendiri (memiliki kamera 360° ataupun yang setara), maupun dengan bantuan XL (tidak memiliki kamera 360° ataupun yang setara)akan dikompetisikan dalam kategori yang sama.
-       Durasi video maksimal 2 menit.
-       Video yang dibuat harus original dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
-       Peserta dapat memilih salah satu dari tema yang telah ditentukan.Peserta harus upload video yang telah dibuat ke Youtube melalui account pribadi dengan menyertakan deskripsi:
1.     #360VideoCompetition
2.     #Kota asal (Contoh : #Surabaya)
3.     #XL123
-       Link dari video yang telah diupload ke Youtube harus dikirimkan ke 4G.xl.co.id/360competition.
-       Link video yang dikirimkan ke 4G.xl.co.id/360competition menjadi hak milik XL.
-       Video yang diikutsertakan akan dinilai berdasarkan penilaian juri.
-       Video tidak boleh berbau menjelekkan SARA, pornografi, kekerasan, dan bertentangan dengan norma hukum yang berlaku.
-       XL memiliki kuasa penuh atas video yang telah dikirimkan, dan berhak untuk tidak menampilkan video tersebut.
-       Kompetisi ini akan diadakan pada tanggal 14 September - 8 November 2015.
-       Pemenang akan diumumkan pada tanggal 13 November 2015.
-       2 pemenang (video terbaik) akan dipilih dari masing-masing kota (Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Denpasar).
-       Para pemenang dari tiap kota akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti Grand Final.
-       XL berhak mengubah syarat dan ketentuan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
-       Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.


Bagi kamu yang tidak memiliki kamera 360˚ ada dua cara pendaftaran. Bisa via website atau twitter:
1.    Via website
-       Ide/ Konsep yang dibuat tidak boleh lebih dari 1 paragraf dengan maksimal 300 karakter.
-       Ide/konsep yang dibuat harus original dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
-       Peserta dapat memilih salah satu dari tema yang telah ditentukan: Xtreme Activities atau Landscape
-       Peserta harus submit ide/konsep yang telah dibuat ke 4G.xl.co.id/360competition
-       Ide/konsep cerita yang telah dikirimkan ke 4G.xl.co.id/360competition menjadi hak milik XL.
-       Ide/konsep cerita yang diikutsertakan akan dinilai berdasarkan penilaian juri.
-       Ide/konsep tidak boleh berbau menjelekkan SARA, pornografi, kekerasan, dan bertentangan dengan norma hukum yang berlaku.
-       XL memiliki kuasa penuh atas ide/konsep yang telah dikirimkan, dan berhak untuk tidak menampilkan ide/konsep tersebut.
-       Setiap minggunya, dari tiap kota akan dipilih sejumlah ide/konsep terbaik untuk dibantu pembuatan video 360-nya dengan bantuan dari tim XL (akan dikontak langsung oleh tim XL)
-       Tim XL akan membantu proses upload video yang sudah dibantu pembuatannya ke Youtube
-       Video yang dibuat sendiri (memiliki kamera 360˚ ataupun yang setara), maupun dengan bantuan XL (tidak memiliki kamera 360˚ ataupun yang setara) akan dikompetisikan dalam kategori yang sama.
-       Kompetisi ini akan diadakan pada tanggal 14 September - 8 November 2015.
-       Pemenang akan diumumkan pada tanggal 13 November 2015.
-       2 pemenang (video terbaik) akan dipilih dari masing-masing kota (Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Denpasar).
-       Para pemenang dari tiap kota akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti Grand Final.
-       XL berhak mengubah syarat dan ketentuan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
-       Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

2.    Via twitter
-       Peserta diwajibkan untuk follow @XL123
-       Peserta cukup menceritakan ide terserunya untuk membuat video 360° impiannya via Twitter
-       Submission dilakukan dengan format berikut: "(ide cerita video 360°) #Xtreme360 @XL123"
-       Setiap minggunya ada tema ide berbeda yang harus disesuaikan yang akan diinformasikan via Twitter @XL123
-       Periode lomba adalah tanggal 13 Oktober - 8 November 2015
-       XL berhak menggunakan ide yang telah di-submit dengan hashtag #Xtreme360
-       Ide terpilih akan disupport oleh XL dalam mewujudkan idenya menjadi video 360° dan berkesempatan memenangkan hadiah utama paket liburan ke Maldives
-       Peserta dengan ide terpilih akan dihubungi pihak XL via DM untuk keperluan pendataan sebelum penentuan pemenang. Akun yang digunakan untuk menghubungi peserta hanya @XL123
-       Peserta diperkenankan untuk submit ide cerita sebanyak-banyaknya untuk memperbesar kemungkinan menang
-       Dengan mengikuti lomba ini, peserta dianggap sudah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku
-       Hati-hati penipuan, promo ini tidak dikenakan biaya apa pun

Nah, sudah siap dengan ide cerita kamu? Upload sebanyak-banyaknya di SINI ya ...
Semoga beruntung ^^








Rabu, 08 Juli 2015

RABUku: Biasa Menghadiahi Buku


Setelah sekian kali ulang tahun anak-anak, saya terpaksa mengakui bahwa buku menjadi urutan ke sekian sebagai objek hadiah. Padahal kebanyakan dari para orangtua yang memberi hadiah pada anak-anak saya tidak tahu kalau saya punya link untuk mendapatkan buku-buku bagus dengan harga miring (keuntungan pernah kerja di penerbitan hehehe), jadi harusnya mereka ga takut akan memberikan buku yang sudah dimiliki anak-anak bukan?

Buku sering menjadi solusi saya ketika tiba-tiba mendapat undangan ulangtahun dari seorang anak yang agak lupa-lupa ingat sukanya apa. Tapi itu dulu, karena sejak toko buku di Kalibata City Square berubah nama menjadi planet bookstore, saya kehilangan selera beli buku di  sana. Padahal ada sekian banyak buku, ga satupun membuat saya tergugah membelinya. Terlalu banyak buku belajar walau dengan ilustrasi lucu-lucu. Minim buku cerita, kalaupun ada, tidak menarik dan membuat saya gatal ingin mengeditnya. Akhirnya terpaksa deh beliin mainan. Mainstream.

Sebenarnya saat membeli buku saya khawatir juga apakah si anak dibesarkan dalam lingkungan pencinta buku atau pencinta tablet. Maklum, biasanya masih usia balita, belum lancar membaca jadi perlu didampingi. Nah, orang dewasanya mau dampingi atau tidak? Kelamaan galau, saya yah bismillah saja. Anggap saja doa, karena saya percaya ada banyak keuntungan bagi anak dengan menumbuhkan kecintaannya terhadap buku. Bukan sekadar bisa baca loh ya, tapi cinta buku itu sudah bisa tumbuh tanpa harus memiliki kemampuan membaca. Contohnya ya anak-anak saya. Yah, yang walau karena itu, tenggorokan Amynya sering seret karena ada setumpuk buku yang mereka tuntut untuk dibacakan. Syukur si bayi belum menuntut ... ehhmmm sebenarnya sudah sih, dia bersemangat setiap kali saya bukakan buku di hadapannya.


Budaya menghadiahi buku memang beranjak dari masa kecil saya. Selain fakta bahwa ketika saya lahir ada yang menghadiahi saya buku berjudul Bhagavad Gita, yang paling saya ingat adalah ketika saya sakit di usia SD, papa saya datang siang-siang (entah dari kantor atau sedang libur) dan membawakan sepaket buku nabi-nabi. Katanya untuk dibaca sembari saya tidur-tiduran. Rasanya tuh kaya dapat barang berharga.

Lalu memiliki tiga kakak dan abang dengan hobi membaca yang tinggi juga kemudian menambah kenangan saya akan hadiah-hadiah berupa buku (selain kaset tentunya). Setiap kakak memberikan buku yang sesuai dengan visi misinya masing-masing hehehe ... Setelah memiliki uang sendiri, saya pun meneruskan kebiasaan ini pada teman-teman. Biasanya itu cara saya mengemukakan pendapat. Jadi, mau dibaca atau tidak, yang penting pesan sudah tersampaikan.

Setelah memiliki anak, saya punya banyak alasan untuk membelikan anak-anak buku. Ulang tahun, hiburan saat sakit, teman untuk jalan-jalan, kegiatan saat liburan, dan lain-lain ... Pokoknya bentar-bentar buku. Walau akhirnya sutris sendiri karena anak-anak itu belum bisa memperlakukan buku secara tepat. Malika yang saking sukanya dengan buku, dia suka mengumpulkan sesuai seri lalu ditumpuk di sekitar kasur dan bantalnya. Tak hanya itu, dia bawa ke mana-mana, keluar masuk tas. Akhirnya ya keriting lah. Sedangkan Safir justru protektif dengan bukunya. Tidak mau dibaca. Dia simpan di pojokan tempat tidurnya, akhirnya masuk kolong dan lain sebagainya, ya pretelan juga. (Huhuhuhu .... ) toh berapa kali pun saya mengancam tak mau membelikan mereka buku lagi, tak lama saya masuk rumah membawa beberapa buku baru. Sepertinya saya sulit move on hehehe .... Dan karena saya sadar bahwa kebiasaan anak-anak itu serupa dengan saya sewaktu kecil hihihiy ... Tanya saja pada kakak dan abang-abang saya.

Saat masih bekerja di penerbitan, saya lebih royal lagi terhadap buku. Saya ingat ketika sepupu saya beserta anak-anaknya yang sudah remaja datang dari Aceh. Sepupu saya ini sering memberikan buku Lima Sekawan pada abang-abang dan kakak saya sewaktu kecil, dan karenanya saya ingin melakukan hal serupa pada anak-anaknya. Dan ternyata buku-buku itu menjadi satu-satunya hadiah bagi salah satu keponakan saya itu. (ah, jadi sedih ...).


Beneran deh, yuk berikan buku sebagai hadiah pada anak-anak (anak sendiri atau teman-temannya). Buku itu memiliki makna yang lebih dari sekadar kumpulan kertas bertuliskan kata-kata. Jika kita tidak menghindarinya, buku bukan sekadar jendela dunia, melainkan sebuah kotak kenangan.  Semoga kenangan yang indah. 

Jumat, 10 April 2015

Saat Ditanya Mau Kado Apa

Jelang melahirkan suka ge er kupingnya ketika ada teman yang bertanya, “mau kado apa?” Suka terharu gitu sik, hehehe ... Padahal teman saya mungkin memang bingung betulan, maklum sudah mau anak ketiga, jadi yaaah emang masih perlu apa lagi ya?

Sedangkan saya di minggu-minggu terakhir malah sudah malas memikirkan keperluan bayi. Bukannya bikin wishlist yang betul malah bikin wishlist yang sangat mendekati dengan kenyataan.

Memang sih anak ketiga sudah ga terlalu neko-neko juga kepengennya, apalagi tinggal di unit yang ‘gede’ banget ini, selektif banget jadinya. Mainan? Ah, sudah pengalaman, mainan kakak lebih menarik. Atau mainan si adik jadinya dimainin sama kakaknya. Ga usah lah. Baju? Sudah punya segambreng, padahal dulu sudah pernah dihibahin ke orang-orang segambreng. Dilalah, dapat banyak lungsuran. Alhamdulillah. Hmm apalagi ya?

Kepala saya berputar mencari-cari sesuatu dan kemudian berhenti pada suatu benda yang teronggok di pojokan. Ah, saya tahu. Saya perlu ransel baru.

Selama lima tahun berturut-turut, ransel bayi itulah yang saya pakai. Dapatnya juga dulu gratisan karena ikut kuis di majalah saat hamil anak pertama. Terpakai hingga sekarang. Dengan bahan kulit berwarna merah marun dan sedikit aksen garis vertikal, buatan cocopop ini emang ga keliatan seperti ransel perlengkapan bayi. Jadi ayahnya yang gayanya britpop masih pantes pakai ransel itu. Sekarang, model sejenis sudah tak ada.

Saya memang rada cerewet soal tas (yah dan segala atribut fashion lainnya) karena paham betul dengan tubuh sendiri. Walau penyuka ransel, tapi bahu saya yang kecil tidak bisa menampung ransel yang terlalu besar. Dan karena nanti akan pakai gendongan bayi dengan tali seperti tali ransel, saya jadi bingung kira-kira saya harus pakai yang seperti apa? Kalau terlalu tipis nanti ga pantes dipakai suami. Ransel dengan tali serupa apa muat di bahu saya? Belum lagi saya penganut banyak kantong  di tas itu baik hehehe ... lumayan buat sembunyiin barang berharga, karena saya tidak akan bawa tas lain untuk segala dompet dan hp. Nah, ribet kan? Sudah cari di mal, tapi ga ketemu. Ya suds, mari kita cari online.

Akhirnya saya coba buka www.shopious.com sebagai tempat fashion terlengkap, baru, dan terjangkau setiap hari. Tiga hal yang memang diperlukan untuk saya yang cerewet ini. Lebih lengkap soal Shopious bisa dilihat di video ini yaa.


Saya sadar bahwa mencari ransel itu pasti lebih sulit ketimbang mencari handbag. Sudah jamak bagi para wanita untuk lebih memilih handbag, saya sih lagi-lagi pertimbangan ukuran bahu. Paling mentok ya selempang karena saya butuh sesuatu yang handsfree. Namanya juga sambil pegang anak-anak, kalau ada apa-apa ya repot, apalagi rada alergi nanny, tangan prioritas buat anak-anaklah.

Jadi ketika saya buka folder backpack di www.shopious.com dan dapat jatah tiga halaman, saya sudah senang banget. Dan pencarian pun dimulai. Ga mau yang desainnya cewek banget—bye-bye tas desainer. Ga mau ransel yang kaya anak sekolahan—bye-bye merk tas sporty. Ga mau yang dari bahan kanvas karena kalau ada minuman tumpah di tas, langsung ketahuan—bye-bye tas dengan motif vintage. Cepet banget tereliminasinya hahahaha ....

Baguslah, foto-foto di galeri berguguran dengan segera. Dan mata pun melihat yang terpilih. Tabuh drumnya. Yang ini niiiy ....


Gambar diambil di sini

Hahaha kembali ke selera kpop. Ga niat sih, kalau niat mungkin sudah ambil tas dengan tulisan nama boyband korea, tapi sayang tidak ada edisi Bigbang dan bahannya kanvas hehehe. Kalau ditilik-tilik sih cukup besar ya (atau modelnya yang kecil?), terus bahannya bukan kanvas alias kulit. Warna hitam yang ga terlalu cewe banget buat ditenteng suami sesekali. Daaaan, orang ga bakal nyangka kalau tas beginian isinya popok, sabun bayi, susu, jus, dkk hahahaa. Ah mudah-mudahan ada kantong lagi di dalamnya, soalnya ga dikasih liat sih di fotonya. Mungkin biar ga ketahuan semua detailnya kali yaaa ...


Harga hanya Rp178000,- dan tersedia warna ungu dan hitam. Lha gue jadi promo begini. Nah, siapa yang mau beliin? Silahkan yang mau patungan hihihihiy....